Artikel

Waspada Pertusis (Batuk Rejan): Ini Gejala dan Cara Tepat Melindungi Keluarga Anda

9 Mei 2026
PUSKESMAS PULASAREN
67
Bagikan ke
Waspada Pertusis (Batuk Rejan): Ini Gejala dan Cara Tepat Melindungi Keluarga Anda

Apa Itu Pertusis?

Pertusis, atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai batuk rejan atau batuk 100 hari, adalah penyakit infeksi saluran pernapasan yang sangat menular. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri bernama Bordetella pertussis. Infeksi ini ditularkan melalui percikan ludah (droplet) saat penderita batuk atau bersin.


Kenali Gejalanya secara Bertahap

Gejala pertusis biasanya berkembang dalam 3 tahapan utama:

  1. Tahap Awal (Catarrhal) – Minggu 1-2:

    • Gejalanya mirip flu biasa: batuk ringan, bersin, hidung berair, dan demam ringan.

  2. Tahap Lanjutan (Paroxysmal) – Minggu 2-6:

    • Batuk menjadi sangat keras, cepat, dan berulang-ulang tanpa henti.

    • Di akhir serangan batuk, penderita biasanya menarik napas dengan bunyi melengking yang khas (whooping).

    • Batuk sering kali memicu muntah dan wajah menjadi merah atau kebiruan karena kekurangan oksigen.

  3. Tahap Pemulihan (Convalescent) – Bisa berbulan-bulan:

    • Batuk mulai mereda secara perlahan, namun serangan batuk bisa kembali muncul jika terkena infeksi saluran napas lainnya.

Catatan Penting: Pada bayi di bawah usia 1 tahun, gejala batuk melengking mungkin tidak terdengar jelas. Bahayanya, pertusis pada bayi sering kali menyebabkan apnea (henti napas sejenak) yang membuat tubuh bayi membiru.


Mengapa Pertusis Berbahaya?

Jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan komplikasi yang serius, bahkan mengancam jiwa, terutama pada bayi yang belum mendapatkan imunisasi lengkap. Komplikasinya meliputi :

  • Pneumonia (infeksi paru-paru berat)

  • Kerusakan otak akibat kekurangan oksigen (ensefalopati)

  • Kejang

  • Penurunan berat badan drastis akibat sering muntah


Langkah Pencegahan Terbaik

Pertusis adalah penyakit yang sangat bisa dicegah. Langkah terbaik yang harus dilakukan adalah:

  • Imunisasi DPT-HB-Hib (Wajib): Memberikan imunisasi dasar lengkap pada bayi usia 2, 3, dan 4 bulan, serta imunisasi lanjutan (booster) pada usia 18 bulan dan usia sekolah dasar.

  • Etika Batuk dan Bersin: Selalu tutup mulut dan hidung dengan tisu atau lengan baju bagian dalam saat batuk/bersin.

  • Cuci Tangan: Rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

  • Gunakan Masker: Bagi yang sedang mengalami gejala batuk/flu, gunakan masker saat beraktivitas atau berinteraksi dengan orang lain, terutama bayi.


Kapan Harus ke Puskesmas?

Jika Anda, anak atau anggota keluarga mengalami batuk yang tidak kunjung sembuh lebih dari 2 minggu, atau batuk yang disertai muntah, bunyi melengking, hingga sesak napas, segera datang ke Puskesmas Pulasaren.

Penanganan dini dengan antibiotik yang tepat dari dokter dapat memutus rantai penularan dan mencegah komplikasi berbahaya.

Bagikan ke
Hari Jadi Kota Cirebon ke-599